PT Timah Tbk Berikan Bantuan untuk Dorong KUB di Desa Mentawak

PT Timah Tbk Beri Bantuan untuk Dorong KUB di Desa Mentawak. (Foto: Dok istimewa)
PT Timah Tbk Beri Bantuan untuk Dorong KUB di Desa Mentawak. (Foto: Dok istimewa)

KUPASONLINE.COM – PT Timah Tbk mendorong kelompok usaha bersama (KUB) olahan daun kelor “Moringa” di Desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur untuk terus berkembang sehingga dapat meningkatkan perekonomian anggota.

KUB Moringa memiliki produk andalan penghasil tepung daun kelor yang tentunya memiliki nilai gizi sehingga produk olahannya memiliki nilai jual lebih.

Bacaan Lainnya

PT Timah Tbk hadir memberikan bantuan berupa alat tepung untuk proses pembuatan daun kelor menjadi tepung kelor.

Baca juga  Ketua DPRD Babel Herman Suhadi Ikut Lepas Jamaah Haji Kabupaten Bangka

Dengan bantuan alat ini diharapkan dapat memudahkan KUB Moringa dalam memproduksi produknya.

Ketua KUB Moringa, Tri Eka Ningsih mengatakan, perjalanan bisnis mereka sudah dimulai sejak tahun 2008, namun mereka belum memiliki rumah produksi sendiri.

Namun di masa pandemi Covid-19, mereka mendirikan rumah produksi, untuk mengolah daun kelor menjadi produk makanan ringan.

“Jadi kami mulai fokus ke Covid-19 karena saat itu kami tidak bisa bekerja seperti biasa, jadi kami punya waktu untuk di rumah saja,” ujarnya.

Tri menuturkan, pasca merebaknya pandemi Covid-19, mereka mengajukan proposal ke PT Timah Tbk, guna menambah alat produksi untuk olahan daun kelor mereka.

Baca juga  Program PUMK PT Timah Tbk Sangat Bagus dan Membantu Nelayan

Selain itu, mereka juga memproduksi makanan olahan ikan seperti nugget dan lain-lain, selain juga dibuat dari tambahan daun kelor.

“Kami mengajukan permintaan ke PT Timah Tbk untuk peralatan tepung kelor. Sebelumnya kami hanya memblender daunnya. Jadi kami akan membeli bantuan tadi untuk membeli peralatan tepung agar lebih halus,” jelasnya.

Tri juga menjelaskan, bahan pembuatan daun kelor berupa serbuk kelor yang merupakan bahan tambahan dalam produknya. Jadi ada ukuran tertentu untuk produk yang sudah ada.

Baca juga  Sekda Babel Sambut Kedatangan Danlantamal III

Awalnya, mereka menggunakan daun kelor saat Desa Mentawak menggelar lomba membuat katis, kelor, dan katuk.

“Jadi kami disuruh berinovasi, kami mencoba mengolah kelor basah hingga ternyata tepung kelor bisa diaplikasikan pada kue dan memiliki ciri khas dari tempat lain,” terangnya.

Karena itu, katanya, saat ini produk andalan mereka adalah bolen asli dan bolen kelor.

Pihaknya mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah membantu mereka dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui bantuan alat tersebut.

“Semoga PT Timah Tbk terus sukses dan bisa membantu UMKM lainnya nantinya,” ujarnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *